“Menunggumu...
Tiga tahun sudah semenjak kejadian itu. Akhirnya, toh aku harus merelakannya pergi memilih jalan hidupnya sendiri. Hatiku berontak, namun perasaanku sebagai wanita ternyata lebih berkuasa. Aku tak ingin mengekangnya, tak ingin merebut kebahagian yang mungkin akan didapatkannya saat ia merasakan kebebasan.
Dia memang tak memintaku untuk menunggunya. Walaupun ia tak tahu, selama ini sesungguhnya aku telah begitu lama menunggu dirinya.
Mimpi-mimpi indah itu tetap datang di setiap malamnya, menggodaku untuk kembali berharap, untuk terus menunggunya dengan sebuah keyakinan : dia akan kembali padaku.
Tapi untunglah, kini, aku telah mengambil sebuah keputusan : untuk melepasnya.
Aku tak tahu, apakah keputusanku ini salah, tapi yang aku tahu, aku kini merasa bahagia. Kebahagian untuk mencintai dan dicintai seutuhnya, tanpa perlu menunggu terlalu lama, untuk sesuatu yang tak pasti..."
(Kutipan dari fic OYASUMI, FOREVER Lembar X)
Jumat, 10 Juli 2009
Menunggumu...
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar